Dosen dan Alumni PG PAUD FKIP USK Berpartisipasi dalam Kegiatan Psikososial Anak Pascabencana Banjir di Bireuen Kolaborasi ITB dan FKIP USK (22 Desember 2025)

Bireuen, Desember 2025 – FKIP Universitas Syiah Kuala berkolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemulihan Kesehatan dan Psikososial Warga Kabupaten Bireuen Pascabencana melalui Pelayanan Kesehatan, Instalasi Penjernih Air, dan Pendampingan melalui Photo Therapy serta Inisiasi Pembangunan Masyarakat Berkelanjutan dengan Pendidikan Darurat”. Program ini mendapatkan dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Sebagai bagian dari tim FKIP USK, Program Studi PG PAUD turut berpartisipasi dalam kegiatan pendampingan psikososial bagi anak-anak yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Bireuen. Kegiatan dilaksanakan di Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan pada Jum’at, 19 Desember 2025, dan dilanjutkan di Gampong Jambo Kajeung, Kecamatan Kuta Blang pada Sabtu, 20 Desember 2025.

Dalam kegiatan tersebut, dosen PG PAUD FKIP USK Gracia Mandira, M.Ed bersama dua alumni PG PAUD FKIP USK, yaitu Rahmayeni Tanjung, S.Pd dan Suriani, S.Pd.Gr, ikut serta memberikan pendampingan psikososial kepada anak-anak melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Kegiatan yang dilakukan meliputi senam ceria, menggambar, bermain origami, bernyanyi, dan bercerita.

Rangkaian aktivitas tersebut dirancang untuk menciptakan suasana yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak sebagai bentuk dukungan psikososial pascabencana. Melalui kegiatan bermain dan berekspresi, anak-anak diberikan kesempatan untuk kembali merasakan keceriaan, membangun interaksi sosial positif, serta mengekspresikan perasaan dan pengalaman mereka setelah menghadapi situasi bencana.

Kegiatan pendampingan psikososial ini juga melibatkan dosen dari Program Studi Geografi dan Program Studi PKN serta alumni Program Studi  PGSD FKIP USK. Sementara itu, tim dari ITB turut memberikan layanan psikososial kepada kelompok remaja tingkat SMA dan para ibu terdampak banjir, sehingga pendampingan dapat menjangkau berbagai kelompok usia dalam masyarakat.

Melalui kolaborasi antara ITB dan FKIP USK ini, kegiatan pengabdian tidak hanya berfokus pada aspek pemulihan fisik masyarakat melalui pelayanan kesehatan dan instalasi penjernih air, tetapi juga memperhatikan pemulihan psikososial masyarakat sebagai bagian penting dari proses bangkit pascabencana. Keterlibatan dosen dan alumni PG PAUD FKIP USK dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi keilmuan pendidikan anak usia dini dalam memberikan layanan yang ramah anak dan mendukung pemulihan kondisi emosional anak-anak terdampak bencana.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *